24 Mei 2022

Mobil Travel Aceh-Medan Kecelakaan di Pakpak Bharat

162 Pengunjung

Subulussalam-Rentaknews.com. Sebuah mobil travel Aceh-Medan jenis Toyota Innova, BL 1537 EF, mengalami kecelakaan di Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitelle Tali Urang Jehe (STTUJ), Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, yang berbatasan langsung dengan Kota Subulussalam, Minggu (12/12/2021).

Mobil travel yang berangkat dari Meulaboh, Aceh Barat tersebut jatuh ke jurang sedalam 30-35 meter. Hingga tadi malam, mobil dan seluruh penumpangnya belum berhasil ditemukan. Sementara di dasar jurang terdapat sungai yang dalam dan berarus kencang.

Kecelakaan itu terjadi di Jalan Nasional Aceh-Medan, tak jauh dari rumah penduduk. Kondisi jalan di sana mulus dan rata. Mobil yang melaju dari sebelah kiri, masuk ke jalur kanan dan menabrak tanah pinggir jurang, lalu masuk ke sungai Lae Kombih yang berada di bawahnya.

Berat dugaan sopir dalam keadaan mengantuk hingga hilang kendali. Bahkan mobil dan para penumpangnya dikabarkan sempat singgah di sebuah warung di Kota Subulussalam.
Mobil travel ini melaju dari arah Subulussalam menuju Medan, beriringan dengan tiga mobil lainnya. Posisi mobil naas tersebut berada di bagian belakang.

Kecelakaan itu baru diketahui saat warga melaporkan ada bekas mobil terjatuh. “Kami baru tahu tadi pagi pas jam 06.30 WIB, ada warga yang bawa anaknya jalan-jalan naik sepeda motor melihat bekas kaya mobil jatuh dan dia informasikan ke saya,” ujar Basar Sinamo warga yang rumahnya berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Di lokasi kejadian ditemukan sejumlah berkas atau dokumen seperti faktur, karcis atau repas travel. Berdasarkan berkas yang tercecer sekitar kecelakaan tertulis nomor polisi mobil tersebut BL 1537 EF.

Selain itu juga ditemukan sejumlah serpihan bodi mobil berwarna hitam, seperti pecahan talang air, bagian bumper, sikat atau sapu lantai sebeng atau anti lumpur, bagian lampu sein, dan serpihan lainnya.

Salah seorang personel kepolisian lalu lintas dari Polres Pakpak Bharat yang bertugas di lokasi kejadian, Briptu Charly Muhan, kepada Serambi, mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 06.30 WIB. “Warga yang melintas melaporkan ada menemukan pecahan kaca dan sebeng (anti lumpur) mobil,” ucapnya.

“Kalau kondisi seperti sekarang agak susah karena keruh dan banjir. Biasa kami menyelam kalau kondisi air sedang jernih,” kata Kulat Sagala, warga setempat
Beberapa warga sekitar sempat berupaya turun ke sungai dengan menggunakan tali, namun untuk proses penyelaman masih belum bisa dilakukan.

Padahal mobil dan para penumpang diduga masuk ke dalam sungai dan terjepit pada celah batu-batu besar yang membentuk ruang atau rongga di sepanjang sisi kiri kanan sungai.

Tim Basarnas Medan yang dikonfirmasi Serambi melalui Sutra mengatakan sudah menurunkan personel ke lokasi kejadian guna membantu pencarian korban mobil masuk jurang.

“Ini tim kami sudah bergerak dari Medan menuju Pakpak Bharat, nanti malam sudah tiba di lokasi,” kata Sutra kepada wartawan dalam percakapan via telepon seluler.(r/Syafr_Malay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *