11 Agustus 2022

Doa Ibu yang Mustajab, Jasad ke-4 Innova Terjun ke Jurang Ditemukan

343 Pengunjung

Medan-Rentaknews.com. Sampai hari ke-5 mobil travel Toyota Innova yang jatuh ke jurang, di Phakpsk Barat, Sumatera Utara berbatasan dengan Subulussalam provinsi Aceh , baru empat jasad yang berhasil ditemukan.

Jasad ke-4 Tata Agustiani ditemukan berkat doa mustajab sang ibunda yang turun langsung ke pinggiran sungai Kombihl pada hari ke-5. Kamis (16/12/2021).

Sambil berurai air mata dan menepuk-nepuk permukaan air sungai Lae Kombih, Desa Sikelang, Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam., Samsidar (44), ibu Tata membacakan doa dan berujar, “Beudoh Neuk, Beudoh Neuk. Beudoh Aneuk Mak. Beudoh Neuk. Getanyoe jak woe Neuk. Beudoh Neuk. Beudoh laju Neuk. Beudoh Aneuk Mak. Allahu Akbar!”

Kalimat “Beudoh Neuk, Beudoh Aneuk Mak, Tanyoe jak woe” berulang-ulang dilantunkan bibir sang ibu sambil menepuk-nepuk air Sungai Lae Kombih.

Kalimat “Beudoh Neuk, Beudoh Aneuk Mak, Getanyoe Jak Woe Neuk” tersebut adalah bahasa Aceh yang jika dideskripsikan ke dalam bahasa Indonesia artinya, “Bangun Anakku, Bangunlah Anakku, Bangunlah Anak Bunda, Kita Pulang Nak, Ayo Kita Pulang ke Rumah Anakku.”

Kalimat itu terucap mengingat lamanya jasad Tata Agusniati ditemukan bahkan hingga memasuki hari ke 5 pasca jatuhnya mobil travel Toyota Kijang Innova BL 1537 EF ke jurang dan masuk dalam sungai Lae Kombih di kawasan Pakpak Bharat, Sumatera Utara yang berbatasan dengan Subukussalam-Aceh.

Samsidar baru tiba di lokasi pencarian korban mobil jatuh, Desa Sikelang, Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam bersama putri bungsunya Anisa Ramadhani (16).

Semula, istri Zubir Hasan (53) itu memang sengaja tidak dibawa ke lokasi pencarian karena ditakuti akan shock atau drop mengingat hati seorang ibunda yang pasti rapuh atas musibah dialami anaknya.

Namun, karena lamanya jasad Tata Agusniati ditemukan, akhirnya sang ibunda turun langsung ke lokasi mendoakan sang anak.

Luar biasa, betapa mustajabnya doa sang ibunda terhadap anak. Kalimat Beudoh Neuk, Beudoh Aneuk Mak, Tanyoe Jak Woe Neuk ternyata menjadi doa ampuh hingga jasad Tata Agusniati berhasil ditemukan warga beberapa saat kemudian..

Tim gabungan mengevakuasi jenazah korban kecelakaan minibus yang masuk ke jurang di kawasan Buluh Didi, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara. Korban ditemukan di lokasi air terjun Kedabuhan, Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Aceh, Senin (14/12/2021). (Dok. Polres Kota Subulussalam)

Mobil Innova Berisi 7 Orang Terjun ke Jurang, 4 Ditemukan Meninggal

Sebelum penemuan jasad Tata Agustisni Kamis (16/12/2021), seorang jenazah korban kecelakaan mobil Toyota Kijang Innova yang terjun ke jurang di kawasan Buluh Didi, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara ditemukan, Selasa (14/12/2021).

Jenazah itu ditemukan di kawasan air terjun Kedabuhan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Aceh oleh tim gabungan Basarnas Sumut, Brimob Polda Aceh, petugas kepolisian Polsek Penanggalan, personel Polres Kota Subulussalam dan masyarakat.

“Jenazah ketiga yang kita temukan ini bernama Fitri Elfirati, warga Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat,” ujar Kapolres Subulussalam Aceh AKBP Qori Wicaksono, dikutip dari Antara, Rabu (15/12/2021).

Qori mengatakan, awalnya jenazah korban kecelakaan sudah diketahui berada di bawah air terjun Kedabuhan, Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam sejak Selasa siang sekira pukul 13.30 WIB.

Namun karena posisi keberadaan jenazah persis di bawah air terjun, korban sempat sulit untuk dievakuasi.

Barulah korban bisa dievakuasi sekira pukul 18.45 WIB jelang malam.

Jenazah korban lalu dibawa ke RSUD Kota Subulussalam guna dilakukan identifikasi oleh tim dokter dan tim kesehatan polres setempat.

“Setelah dilakukan identifikasi dan dicocokkan dengan ciri-ciri oleh ibu kandung korban, kemudian jenazah diserahkan kepada pihak keluarga guna dibawa ke Meulaboh, Aceh Barat,” kata Qori.

7 orang dinyatakan hilang

Sebelumnya diberitakan, sebuah mobil minibus yang berisi 7 orang terjun ke dalam jurang sedalam 50 meter di Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jahe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Minggu (12/12/2021).

Akibat insiden itu, enam orang penumpang dan satu sopir dinyatakan hilang.

Selama dilakukan pencarian, dua korban kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia yaitu Arman Yusuf (50) yang merupakan sopir dan penumpang bernama Khairumi (22). (r/KPS/Syafr Malay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *