11 Agustus 2022

Polres Tanjungbalai Gagalkan Penyeludupan 21 Kg Sabu

303 Pengunjung
Polisi berhasil menemukan lagi sabu-sabu tersebut yang disimpan di bawah pohon yang dibungkus dalam dua karung dengan total 20 bungkus

Tanjungbalai- Rentaknews.com. Kapolres Tanjungbalai AKBP Triyadi.S.I.K,MH, beserta jajaran Satres Narkoba berhasil menggagalkan penyeludupan 21 Kg Narkotika jenis Sabu.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Tanjungbalai dalam Konfrensi Pers yang diadakan di halaman Polres Tanjungbalai, Kamis (16/12/2021).

“Bermula tim mendapatkan informasi bahwa akan ada transaksi narkoba, kemudian tim kita dari Satres Narkoba, Selasa (14/12/2021), melakukan penyamaran dengan menjadi pembeli dan tim berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat satu kilo gram dari tangan tersangka SS,” ucap Kapolres.

“Selanjutnya dilakukan pengembangan dan tersangka SS mengakui bahwa ada lagi narkoba jenis sabu yang disimpan di sebuah Pulau terpencil di Wilayah Sei Kepayang Kabupaten Asahan, tim pun langsung bergegas ke lokasi dengan menggunakan Speed Pol Airud dan berhasil menemukan lagi sabu-sabu tersebut yang disimpan di bawah pohon yang dibungkus dalam dua karung dengan total 20 bungkus”, lanjut Kapolres.

Setelah dilakukan pemeriksaan tersangka SS mengaku bahwa Narkoba tersebut dia dapat hanyut di sungai dan tersangka mengaku barang haram tersebut dia jual per kilo dengan harga Rp 150 Juta. Atas perbuatan nya tersangka kini terancam Hukuman mati.

Di akhir Konfrensi Kapolres Tanjungbalai mengungkapkan komitmennya dalam memberantas narkoba.

“Saya komitmen memberantas Narkoba, ditambah ini Kasat Narkoba kami yang baru, saya tidak mau neko-neko. Yang lalu, saya memohon maaf kepada masyarakat mungkin ada bagian dari kami yang mengecewakan masyarakat. Mereka telah dipecat,” pungkas Triyadi.

Konfrensi pers juga turut dihadiri Forum Komunikasi Umat beragama (FKUB), Wakil Ketua MUI Tanjungbalai, dan jajaran Satres Narkoba.(r/Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *