15 Agustus 2022

105 Hasher Jelajahi Perbukitan di Desa Tiang Layar

302 Pengunjung

Tim Hasher setelah tiba melakukan olahraga dan terlihat langsung membeli dagangan warga sekitar.

Deli Serdang-Rentaknews.com. Sebanyak 105 hasher yang tergabung dalam Komunitas Hash Sibayak turut ambil bagian pada kegiatan jelajah alam perbukitan di Desa Tianglayar, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Kamis, (16/12/2021).

Kegiatan olahraga bersama yang mengandalkan kekuatan dan daya tahan fisik ini rutin dilaksanakan sebagai upaya memperkuat silaturahmi dan hubungan komunikasi antar sesama hasher.

General Manager Komunitas Hash Sibayak, Edi Gunawan Jurung, dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan, Komunitas Hash Sibayak merupakan gabungan para hasher atau penggiat olahraga hash.

Menurutnya, hash adalah olahraga yang menggabungkan berbagai keahlian fisik seperti jalan, lari, lompat, dan renang, yang dilakukan dengan mengandalkan kerjasama tim, serta keahlian membaca peta dan petunjuk arah.

“Hash sendiri merupakan sejenis olahraga lintas alam yang berasal dari Inggris. Olahraga ini diperkenalkan pertama kali di Indonesia sejak tahun 2000-an,” terang Edi Gunawan.

Saat mengikuti olahraga ini, diakuinya, kelompok hasher akan menjelajahi rute berdasarkan kertas petunjuk yang telah ditaburkan oleh para hound. Biasanya para hasher dari suatu komunitas hash telah terlebih dahulu membekali diri dengan air minum, senter, alat penunjuk arah, dari telepon seluler android.

Tidak heran para hasher harus melintasi rute berupa daerah perbukitan, kebun, sungai, dan hutan belantara, yang ditempuh dengan cara berlari, berjalan, melompat, merangkak, berguling, memanjat, hingga berenang.

“Jadi, selain mengasah kekuatan dan kemampuan fisik, olahraga ini juga mampu menumbuhkan rasa kebersamaan, kekompakan, dan kerjasama tim,” ujar Edi Gunawan.

Meskipun demikian dia menyatakan, Komunitas Hash Sibayak tidak hanya terfokus pada kegiatan olahraga. Sebab di beberapa kesempatan, komunitasnya turut melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan.

”Kamis pekan depan, rencananya kita dari Komunitas Hash Sibayak siap mengadakan bakti sosial pembagian sembako untuk warga Desa Tianglayar,” tukas Edi Gunawan.

Sementara itu, Hemat Ginting, salah seorang warga Desa Tianglayar, menyambut baik kehadiaran para hasher dari Komunitas Hash Sibayak. Sebab dia menilai kehadiran mereka turut membantu peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Harapannya, semakin banyak komunitas hash yang hadir menjelajahi kawasan perbukitan di desa kami, baik dari dalam maupun luar negeri. Sebab kehadiran mereka secara langsung ikut membantu ekonomi warga,” ujarnya. (r/Aziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *