11 Agustus 2022

Final Piala AFF 2020 Leg II: Timnas Indonesia Imbangi Thailand 2-2, Namun Kalah Agregat 2-6

201 Pengunjung

Gelandang Timnas Indonesia Ricky Kambuaya merayakan gol ke gawang Thailand pada leg kedua final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Sabtu (1/1/2022). (AFP/Roslan Rahman)

Liputan6.com, Singapura – Aksi apik Timnas Indonesia pada Leg II–jauh berbeda dibanding laga di Leg I– sehingga mampu mengimbangi Thailand 2-2 final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Sabtu (1/1/2022). Namun, Skuat Garuda harus menelan ‘pil pahit’ kalah agregat 2-6. 

Pada Babak pertama, Ricky Kambuaya sempat membawa Indonesia memimpin di menit ke-7. Namun, Thailand membalikkan kedudukan selepas jeda lewat Adisak Kraisorn (’54) dan gol bunuh diri Asnawi Mangkualam (’56). 

Pasukan Shin Tae-yong menghindari kekalahan berkat gol Egy Maualana Vikri (’80).

Kemenangan tersebut mempertegas dominasi Thailand di Piala AFF. Mereka kini sudah enam kali menjadi juara. Sebelumnya mereka berjaya pada 1996, 2000, 2002, 2014, dan 2016.

Sebaliknya, ini adalah kekalahan keenam Indonesia pada final Piala AFF. Sebelumnya Tim Garuda menderita pada 2000, 2002, 2004, 2010, dan 2016.

Babak Pertama

Thailand hampir kembali mencetak gol cepat pada awal final Piala AFF 2020 seperti leg pertama. Bordin Phala melakukan penetrasi dan dijatuhkan Asnawi Mangkualam di area terlarang, tapi wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.

Giliran Witan Sulaeman dijatuhkan Kritsada Kaman. Kembali pengadil laga mengabaikan. Tidak lama berselang, tendangan Ricky Kambuaya gagal diantisipasi sempurna kiper Siwarak Tedsungnoen. Bola lepas dan melewati garis gawang. Indonesia unggul di menit ke-7.

Thailand langsung membalas. Beruntung tendangan ganda Teerasil Dangda tidak berbuah gol.

Pemain Thailand merayakan gol bunuh diri Asnawi Mangkualam pada leg kedua final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Sabtu (1/1/2022). AFP/Roslan Rahman)
Pemain Thailand merayakan gol bunuh diri Asnawi Mangkualam pada leg kedua final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Sabtu (1/1/2022). AFP/Roslan Rahman)

Thailand mendapat tendangan bebas di area berbahaya. Tendangan Theerathon Bunmathan yang jadi eksekutor membentur tembok. Negeri Gajah Putih lalu mendapat dua tendangan penjuru beruntun. Dari situasi kedua, bola liar jatuh di kaki Supachok Sarachat. Beruntung tendangannya hanya mengenai mistar.

Pertahanan Indonesia lengah. Thailand mengambil tendangan bebas dengan cepat menemukan Thanawat Suengchitthawon, namun tendangan jarak jauhnya masih bisa dimentahkan kiper Nadeo Argawinata.

Pertandingan berjalan 30 menit, Thailand memperlambat tempo tapi sesekali melancarkan serangan berbahaya. Sementara Indonesia belum bisa memberikan ancaman berarti bagi Thailand.

Thailand mulai panik menghadapi tekanan timnas. Bordin Phala mendapat kartu kuning usai melanggar Ricky Kambuaya. Tendangan bebas Alfeandra Dewangga lalu berbuah sepak pojok. Laga bergulir dan menghasilkan lemparan ke dalam Pratama Arhan, yang membuat Siwarak Tedsungnoen kembali melakukan blunder.


Babak Kedua

Infografis Perjalanan Timnas Indonesia vs Thailand di Piala AFF 2020 (Liputan6.com/Triyasni)

Infografis Perjalanan Timnas Indonesia vs Thailand di Piala AFF 2020 (Liputan6.com/Triyasni)

Thailand merombak tim. Weerathep Pomphan, Phitiwat Sukjitthammakul dan Adisak Kraisorn masuk menggantikan Teerasil Dangda, Pawee Tanthatemee, dan Thanawat Suengchitthawon.

Weerathep Pomphan melakukan pelanggaran keras terhadap Witan Sulaeman menggunakan siku. Dia hanya mendapat kartu kuning.

Thailand menyamakan kedudukan melalui Adisak Kraisorn menyusul kegagalan timnas membuang bola dari kemelut di menit ke-54. Negeri Gajah Putih kini unggul 5-1 di agregat.

Timnas kehilangan momentum dan mulai panik. Kembali pemain sulit lepas dari tekanan dan berujung gol bunuh diri Asnawi Mangkualam yang salah mengantisipasi tendangan Sarach Yooyen dua menit berselang.

Timnas Indonesia melakukan pergantian pemain. Hanis Saghara dan Irfan Jaya menggantikan Dedik Setiawan dan Ramai Rumakiek.

Dari tendangan penjuru, tandukan Alfeandra Dewangga hasil umpan silang Pratama Arhan hanya melebar. Beberapa menit berselang, tendangan Hanis Saghara melambung jauh dari gawang.

Thailand dengan sabar menguasai bola untuk menerobos pertahanan Indonesia. Mereka kemudian mengganti Bordin Phala dengan Philip Roller. Tidak lama berselang Asnawi mendapat kartu kuning usai melanggar Theerathon Bunmathan.

Kapten Thailand Chanathip Songkrasin juga masuk buku catatan wasit karena memprotes terlalu keras. Indonesia kemudian menarik Rachmat Irianto dan memasukkan Evan Dimas.

Indonesia kembali gagal membuang bola, kali ini melalui Irfan Jaya. Bola diambil Theerathon Bunmathan. Beruntung tendangannya tidak menemui sasaran.

Serangan jarang timnas berbuah gol Egy Maulana Vikri. Lolos dari bek lawan, dia melepas tendangan ke tiang jauh yang tidak bisa dijangkau kiper Thailand. Skor menjadi 2-2.

Sarach Yooyen terkena cedera. Dia diganti Jenphob Phokhi. Indonesia juga memasukkan Syahrian Abimanyu untuk mengganti Hanis Saghara yang baru masuk di babak kedua.

Ricky Kambuaya menerobos pertahanan Thailand di injury time. Dia terjatuh, tapi wasit tidak memberi penalti. Tidak ada gol di sisa waktu meski Thailand mendapat satu peluang dari Adisak Kraisorn.

Theerathon Bunmathan mendapat kartu kuning karena melanggar Egy Maulana Vikri. Laga pun berakhir. Thailand menjadi juara Piala AFF untuk kali keenam.


Susunan Pemain

Thailand (4-3-1-2): Siwarak Tedsungnoen; Pawee Tanthatemee, Narubadin Weerawatnodom, Kritsada Kaman, Theerathon Bunmathan; Sarach Yooyen, Bordin Phala, Thanawat Suengchitthawon; Chanathip Songkrasin; Supcahok Sarchat, Teerasil Dangda

Indonesia (4-2-3-1): Nadeo Argawinata; Asnawi Mangkualam, Fachruddin Aryanto, Alfeandra Dewangga, Pratama Arhan; Rachmat Irianto, Ricky Kambuaya; Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, Ramai Rumakiek; Dedik Setiawan. (r/lp6)

Editor: hps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *