24 Mei 2022

KAUM Dampingi Pelapor Penghinaan Agama Ke Polda Sumatera Utara

127 Pengunjung

Medan-Rentaknews.com. Puluhan pengacara yang berhimpun dalam wadah KAUM atau Korps Advokad Alumni UMSU, seusai sholat Jum’at (7/1) mendampingi pelaporan terkait ucapan Ferdinand Hutahean lewat cuitan di media sosial yang dianggap melecehkan agama.

Tim Advokad dari KAUM lewat Ketua tim Mahmud Irsan Lubis, SH menyampaikan bahwa apa yang diucapan Ferdinand Hutahean berpotensi memunculkan perpecahan di kalangan ummat beragama, menganggu suasana kebhinekaan yang semakin kondusif, karenanya perlu dilakukan pencegahan agar tidak memunculkan suasana gaduh.

“Pendampingan yang kami lakukan terkait laporan Irman Arif atas terlapor FH yang di duga melakukan penghinaan dan menistakan agama dalam ciutan di media sosial, dan ini berpotensi memicu terjadinya gesekan di tengah masyarakat untuk itu perlu segera di sikapi secara bijak oleh pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia”, ujar Mahmud Irsan Lubis, SH kepada media didampingi puluhan tim hukum KAUM dan Irman Arif sebagai pelapor.

Dia menambahkan, perbuatan FH dapat merusak suasana kebhinekaan yang sudah baik ini dan jika tidak ditangani secara serius, di khawatirkan terjadinya situasi instabilitas, untuk itu tim hukum berharap Kepolisian dapat bekerja secara objektif, profesional dan tuntas.

“Ada beberapa pasal yang dilaporkan terkait ciutan FH sesuai UU ITE Nomor 9/2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11/2008 Pasal 8 ayat 2 junto 45 dan 156 A KUHPidana dan Pasal 14 UU Nomor 1/1946, ,tambah Irsad Lubis.

Dia menegaskan, agar pelaku penghinaan tersebut segera diproses secara hukum, “Kami meminta agar pelaku FH ditangkap sebab apa yang disampaikan berpotensi menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, mengingat di beberapa daerah seperti Makasar juga sudah melaporkan yang bersangkutan di Polda masing-masing”, tambahnya.

Sementara itu Irman Arif selaku pelapor menyatakan ucapan terimakasih atas atensi yang diberikan pimpinan Kepolisian Sumatera Utara yang sudah menerima laporan dengan baik. Ddampingi kuasa hukum dari KAUM, dalam memberikan pendampingan bagi pelapor di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu atau SPKT Polda Sumatera Utara.

“Terimakasih kasih kepada pimpinan Polda Sumatera Utara, terutama kepada Wadir intelkam, Kasubdit III yang mengawal proses pelaporan kami secara baik dan kita berharap kiranya laporan ini dapat diteruskan hingga yang bersangkutan terlapor FH segera di tangkap atas dasar penghinaan atau pelecehan terhadap SARA melalui media sosial”, ucap Irman Arif kepada media sembari menunjukkan bukti Laporan kepada awak media.

Di akhir pernyataan baik pelapor dan tim hukum dari KAUM akan mengawal kasus ini hingga pengadilan, sehingga memberikan efek jera bagi siapapun yang coba melakukan penghinaan yang berbau SARA.

“Kita akan kawal kasus ini, bersama Ormas Islam lainnya dan harus segera dituntaskan hingga penuntutan ke Pengadilan,” tambah anggota Dewan Pengasawa KAUM Surya Wahyu Daniel, SH, MH menambahkan di akhir pernyataan. (r/Jafar S.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *