21 Mei 2022

Muhammad Nabawi Berdakwah Setelah Melalui Kelamnya Dunia Kejahatan

127 Pengunjung

Medan-Rentaknews.com. Sejumlah sosok di balik keberhasilan perdamaian warga bertikai di Belawan, salah satunya adalah Muhammad Nabawi. Dia mendalami ilmu agama dan menjadi seorang pendakwah setelah mengalami berbagai pengalaman hidup yang kelam dan terjerembab ke dalam limbah kejahatan.

Nabawi terjun ke dunia dakwah karena panggilan jiwa, hal ini mengalir begitu saja pada saat titik nadir kehidupan yang bergelimang maksiat mengubah jalan hidup dan pandangan hidupnya menjadi lebih baik.

Nabawi juga termasuk salah satu dari sekian orang penting di balik suksesnya rekonsiliasi warga yang bertikai dari beberapa rentetan peristiwa kericuhan dan tawuran.

Acara mediasi yang dibalut dengan tausiyah keagamaan, berakhir Selasa dinihari (25/1/22) sekitar pukul 00.30 wib ditutup dengan makan malam di rumah salah satu warga.

Pendakwah ini adalah seorang pemuda yang lahir dan besar di Belawan, seputar Jalan Bawal Pajak Baru Belawan tempat terjadinya pertikaian yang memantik kericuhan dan tawuran antar warga.

Masa mudanya dipenuhi maksiat dan kejahatan khas anak muda. Judi dan minum-minuman keras sudah jadi rutinitas Nabawi masa “jahiliyah” dulu. Dan narkoba jadi “sumber” penghasilan baginya untuk foya-foya.

Kehadiran Muhammad Nabawi ini, untuk memberi pencerahan betapa buruk dan hancurnya manusia-manusia yang bergelimang maksiat sehingga melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan masyarakat sekitarnya.

Nabawi mensinyalir, prilaku buruk anak muda, remaja dan warga dengan gaya hidup yang seperti ini, faktor terbesar pemicu terjadinya kericuhan dan konflik dalam masyarakat kita.

“Prilaku buruk adalah penyebab terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Pencurian, kejahatan dan tindakan anarkis semua berasal dari narkoba”, ujar pendakwah ini berapi-api menyampaikan tausiyah pada Senin malam tadi.

Dia mengutip Surah Ali Imran ayat 110, yang berbunyi, “Kamu (ummat Islam) adalah ummat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang mak’ruf dan mencegah dari pada yang mun’kar”.

“Kita ummat Islam ini adalah ummat terbaik. Kehadiran para orang tua, remaja dan anak-anak yang berkumpul malam ini merupakan Rahmat dari Allah. Ini kehendak Allah kita berkumpul dan menginginkan perdamaian,” ujarnya.

Tujuan tausiyah ini. sebut Nabawi, untuk mempererat hubungan persaudaraan. Ada warga jalan Belanak, jalan Alu-alu, alaun Ujung Banting, Bawal, Banteng dan Pajak Baru.

Muhammad Nabawi saat memberi tausiyah kepada warga Belawan yang bertikai dan tawuran hingga akhirnya berdamai.

“Saya mantan bandar narkoba, pembunuh, perampok dan pemakai narkoba. Saya suka tawuran dan “perang” apabila kepentingan bisnis saya di ganggu. Dan terakhir saya merampok di Jakarta,” ujar pria yang tinggal di Jalan Haji Rain Kampung Rumbut Pasir Gunung Selatan Cimanggis Depok ini.

“Tobat saya, malu saya pada Allah yang telah memberi kenikmatan hidup pada saya selama ini. Ini (Belawan) tanah kelahiran saya, saya tidak mau tanah kelahiran saya terjadi pertumpahan darah.,” tuturnya.

“Saya takut jikaKalau tanah kelahiran saya sampai hsncur, saya putuskan pulang dengan meninggalkan pekerjaan dan jabatan saya demi ummat Nabi Muhammad Sallallahu’alaihi Wassalam. Demi perintah Allah menegakkan amal ma’ruf nahi mun’kar. Sayang saya sama warga di tempat ini. Haram hukumnya jika sampai pertumpahan darah” ujar pria yang beristrikan orang Betawi ini.

“Bagi siapa saja yang membuat kerusuhan, tangkap! dan diproses secara hukum. Jika anaknya lari, bawa orang tuanya untuk bertanggung jawab. Agar jangan lagi sikap pembiaran dan sikap menutup kesalahan anaknya yang berbuat keonaran di kampung kita ini. Setuju …..???”, ujarnya berapi-api. Semua warga serentak setuju dan mengumandangkan takbir, ketegasan pendakwah ini.

Sudah banyak hal yang dilakukan pendakwah ini dalam menumpas judi. Baru-baru ini sempat viral di televisi yang mengkomandoi mengobrak – abrik judi ikan tembak di salah satu tempat di Belawan. Dan pada hari Selasa (25/1/22) mengobrak-abrik tempat judi togel di dekat wilayah tempat tinggalnya di Belawan ini.

Di akhir tausiyahnya, Muhammad Nabawi termasuk berharap dan berpesan pada tokoh pemuda, untuk selalu memantau dan mengedukasi remaja dan pemuda dengan kegiatan yang positif.

“Saya berpesan untuk para tokoh pemuda dan ormas kepemudaan kiranya mampu memantau dan memastikan warga untuk dilibatkan dalam kegiatan positif. Kepada pak Lurah saya menitipkan remaja dan warga agar kiranya diperhatikan menyangkut Kamtibmas misalnya mendirikan pos ronda di setiap titik – titik yang selalu terjadi tindakan anarkis dan kejahatan agar timbul rasa keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

“Kepada aparat kepolisian dan aparat TNI saya berharap kiranya mampu dan proaktif memelihara Kamtibmas di masyarakat, ” ujarnya menutup tausiyah. (r/Rudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *