21 Mei 2022

Aktivitas Online Semarak, Travel Bubble Sukses

103 Pengunjung

Medan, Rentaknews.com – Pandemi tidak mematahkan upaya promosi dan mengingatkan berbagai faerah tujuan wisata di Malaysia. Selain itu, dibukanya travel bubble di pulau Langkawi juga meraih sukses. Hal itu terungkap saat Tourism Malaysia Medan menyerahkan hadiah Miss Shophia Virtual Hunt 2021 baru-baru ini.

Tourism Malaysia mengulang kesuksesan virtual hunt tahun 2020 yang lalu, dengan tema Miss SHOPhia Virtual Hunt 2021, Tourism Malaysia berhasil meraih peserta yang lebih banyak dan luas dari Medan, Palembang, Padang, Pekanbaru, dan Banda Aceh.

Sebelumnya, Tourism Malaysia Medan membawa pulang gelar juara di kompetisi yang melibatkan 6 negara ASEAN ini, dengan wakilnya dari Palembang, Medan, dan Padang, sebagai juara 2, 3, 4, 5, dan 9.

Hadiah kepada pemenang diserahkan langsung oleh Konsul Jeneral Malaysia di Medan Aiyub Omar didampingi Konsul Pelancongan Hishamuddin Mustafa di Rooftop Rumah Makan Rasa Bunda.

Pada kesempatan itu, Aiyub Omar mengucapkan selamat kepada pemenang virtual hunt dan menyampaikan apresiasi kepada Tourism Malaysia yang telah mengelolakan acara Miss Shophia virtual Hunt 2021 dengan lancar dan sukses karena itu bukanlah suatu tugas yang mudah apalagi melibatkan jumlah peserta yang banyak. Sekira 25 tim dari Indonesia dari sejumlah 111 tim dari 6 negara ASEAN yang bertanding.

Hal ini menunjukkan komitmen yang tinggi dari negara Indonesia yang merupakan jiran tetangga Malaysia.

Diakui Ayub, kalau pandemik COVID-19 telah memberi dampak penurunan yang signifikan terhadap industri pariwisata Malaysia.

Angka kunjungan wisatawan mancangera ke Malaysia turun drastis. Berdasarkan data yang diterima dari bagian statistik Tourism Malaysia, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Malaysia pada tahun 2021 sebanyak 73,309 wisatawan mancanegara, menurun -98,3% dibandingkan tahun 2020 yang mencapai 4,3 juta wisatawan mancanegara periode Januari – September. Dimana Malaysia menerima 6,059 kunjungan wisman dari Indonesia, turun -99,1% dibandingkan tahun 2020 yang mencapai 710.118 wisatawan.

Total pendapatan sektor pariwisata periode Januari-September 2021 sebesar 122,88 juta ringgit, turun -99% dibandingkan periode yang sama tahun 2020.

Kedatangan wisatawan asing ke Malaysia selama penutupan perbatasan dengan persetujuan khusus dari Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia (JIM), yaitu gerakan esensial (essential movements); Menjalani pemeriksaan kesehatan (medical tourism); Mahasiswa asing yang melanjutkan studi di Malaysia.

Selain itu juga untuk pengusaha asing yang memiliki investasi di Malaysia; Warga Negara Asing yang menikah dengan Warga Negara Malaysia dan melalui Langkawi International Travel Bubble (LITB)

Walaupun situasi saat ini dilihat sebagai suatu tantangan, kondisi ini sebenarnya memberi peluang bagi Malaysia berfikir dengan lebih kritis untuk mencari pendekatan baru dalam aspek parawisata dengan produk-produk pelancongan yang lebih unik, seperti produk-produk wisata ekotourism. Pada akhirnya, beliau berharap pandemi ini tidak menjadi alasan untuk berlengah dan tidak berbuat apa-apa yang mendatangkan hasil.

Pada kesempatan itu, Ayub juga mengucapkan apresiasi kepada pihak ASITA dan ASPII dan rakan-rakan media yang selalu memberikan dukungan kepada Konsulat Jeneral Malaysia dan Tourism Malaysia di Medan.

Dalam event itu pula, Hishamuddin Mustafa, Konsul pelancongan Tourism Malaysia Medan membenarkan, bahwa SOP Langkawi International Travel Bubble (LITB) telah sukses dirancang dan dijalankan, “berdasarkan data yang kami terima, sejak 17 November 2021 sehingga 27 Januari ini, Langkawi telah menerima kedatangan wisatawan domestik dan mancanegara sebanyak 3,415 pelancong mancanegara daripada 94 negara.

Promosi Langkawi untuk market Sumatera ini akan terbentur dengan peraturan karantina di Indonesia. “Kami berharap akan ada peraturan yang terbaik dari pemerintah, sehingga kedua dua pemerintah menyepakati kemudahan-kemudahan baru yang lebih baik buat kita semua, untuk membangkitkan perekonomian negara melalui industri pelancongan ini”, ujar Hishamuddin.

Malaysia telah memulai kembali pariwisata internasional di Langkawi sejak 15 November 2021 di bawah inisiatif gelembung perjalanan internasional sebagai bagian dari upaya yang lebih besar untuk menghidupkan kembali ekonomi pulau yang porak-poranda oleh pandemi Covid-19 dan penutupan perbatasan secara bersamaan.

Tapi, LITB memiliki kelonggaran syarat, tanpa karantina, namun harus berada di Pulau tersebut selama 3 – 7 hari.

Acara Penyerahan Hadiah Miss Shophia Virtual Hunt 2021 diadakan di Rooftop Rumah Makan Rasa Bunda pada 27 Januari 2022, juga dibuat secara daring untuk peserta dari Palembang, Padang, Pekanbaru, dan Banda Aceh. Turut hadir dalam acara tersebut Sekretariat ASITA Sumatera Utara, Surya Salim dan Ketua ASPPI Sumatera Utara, Erwin Lopolisa yang menerima hadiah secara simbolik untuk juara 2 dan 4 yang hadir secara online dari Palembang dan Padang.

Reporter : Jafar Sidik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *