21 Mei 2022

Bocah Korban Kebakaran Ini Butuh Bantuan untuk Biaya Operasi

166 Pengunjung

Medan, Rentaknews.com – Sabtu (29/1/2022) malam, Komunitas Sahabat Ummat menjenguk Dinda, bocah 11 tahun yang merupakan korban kebakaran. Saat ini, bocah malang itu tengah dirawat di RSUD DR Djoelham Binjai.

Dari kunjungan itu terungkap, orang tua korban mengaku, pihaknya kini tengah kebingungan mencari biaya perobatan untuk Dinda. Diceritakannya, kejadian ini terjadi pada Bulan Oktober 2021 lalu. Dinda sempat dibawa ke RS terdekat, namun karena keterbatasan biaya akhirnya pihak keluarga membawanya pulang ke rumah.

Orang tua Dinda hanya mengobati putrinya dengan obat kampung (tradisional). Pihak keluarga korban pun berharap ada uluran tangan dari para dermawan untuk membantunya. Agar Dinda bisa menjalani operasi.

“Kami berharap, agar Bapak Gubernur Sumatera Utara dan Walikota Binjai, sudi kiranya membantu meringankan beban biaya perobatan putri kami. Biaya berobat yang sangat besar dan biaya kebutuhan sehari sehari sangat membebani kami,” imbuh orang tua korban.

Mendengar keluhan dari orangtua Dinda tersebut, Komunitas Sahabat Ummat yang dinakhodai Romi, melalui sekretarisnya, Ihsan Daulay, menyatakan akan melakukan penggalangan dana untuk membantu korban kebakaran tersebut.

“Kepada donatur yang dermawan, yang berkenan membantu biaya operasi dan biaya kebutuhan sehari-hari adik kita Dinda ini, semoga operasi yang nantinya akan direncanakan dapat berjalan sesuai harapan kita bersama,” ucap Ihsan Daulay.

Ia juga menyatakan kehadiran Komunitas Sahabat Ummat merupakan bentuk simpati atas kejadian yang menimpa Dinda.

“Mudah-mudahan dengan kehadiran Komunitas Sahabat Ummat ini, dapat memberikan motivasi dan semangat, agar adik kami Dinda segera bisa sembuh,” ucap Ihsan Daulay.

Sementara, kronologis kejadian yang menimpa Dinda, berawal dari Dinda yang sedang bermain masak-masakan. Saat tengah asyik bermain, tiba-tiba salah seorang temannya menendang botol yang berisi Pertalite, yang tutupnya terbuka. Di saat yang bersamaan, Dinda yang saat itu posisinya sedang berjongkok di dekat kayu perapian, langsung tersambar api.

Tak ayal, tubuh Dinda yang telah tersiram pertalite, langsung dijilat api. Dari dada sampai kakinya.

Akibatnya, Dinda mengalami luka bakar 85 persen. Rusak permanen pada kulit dan tungkai tangan, hingga lutut. Sebagian tubuhnya mati fungsi.

Reporter : Syafruddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *