21 Mei 2022

Mimbar Agama Islam

153 Pengunjung

Firman Allah SWT :

وَالْعَصْرِ ﴿١﴾ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ ﴿٢﴾ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

Artinya :
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasihat-menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran” (QS.Al-‘Ashr 103:1-3).

Seorang Manajer property masih disibukan dengan desain konstruksi gedung, matahari hampir tenggelam diufuk barat, maghrib hampir tiba. Waktu ashar sudah terlewat beberapa menit, terlalu sibuk untuk urusan dunia, sampai sholat ashar belum juga tertunaikan.

Diatas meja kerja beberapa draft desain gedung serta berbagai berkas menumpuk untuk dikoreksi dan didisposisikan, semua itu masih membutuhkan koreksi sebelum dideligasikan kepada stafnya.

Dalam benaknya target tahun ini harus tercapai, harus didapat keuntungan lebih besar dari tahun lalu.

Sesuatu yang lazim terlihat, manusia bila mendapat kerugian, ia terus bersedih, lalu hampir frustasi, “oh Tuhan apa salahku, sampai ini terjadi”, keluhnya penuh kesedihan.

Namun sebaliknya ketika keuntungan besar didapatkan, ia merasa senang dan bersukaria, berfoya-foya, bermegah-megahan menikmati keberhasilan, berbangga diri akan kehebatannya dalam berbisnis. Lalu berujar, “ini semua karena aku, atas kerja kerasku”.

Itulah gambaran hidup manusia umumnya, dalam urusan dunia, begitu concern dan sangat peduli, waktu 24 jam rasanya masih kurang untuk dihabiskan hanya untuk mendapatkan keuntungan dunia semata, namun dalam urusan akhirat sering lalai dan selalu menunda-nunda.

Allah SWT bersumpah dengan waktu, dalam QS Al-‘Ashr, sebuah surat pendek, ringkas, namun bemakna sangat mendalam, bahkan bisa mencukupi sebagai panduan ringkas bagi umat Islam dalam mengisi waktu selama hidup.

Salah satu tafsir QS Al-‘Ashr menyimpulkan, berdasarkan ayat ini, manusia yang tidak akan merugi hidupnya adalah mereka yang mengimani Islam, mengamalkannya, dan mendakwahkannya.

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

ٍ ۗ قُلْ مَتَاعُ الدُّنْيَا قَلِيْلٌ ۚ وَالْاٰخِرَةُ
خَيْرٌ لِّمَنِ اتَّقٰى ۗ وَلَا تُظْلَمُوْنَ

Artinya :
“Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertaqwa dan anda tidak akan dianiaya sedikitpun.” (QS. An-Nisaa:77).

Rasulullah SAW dalam hadits shahih bersabda:

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

Artinya :
Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma, dia berkata: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dua kenikmatan, kebanyakan manusia tertipu pada keduanya, (yaitu) kesehatan dan waktu luang”.
(HR Bukhari).

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra.:

مِنْ حُسْن إِسْلَام الْمَرْء تَرْكه مَا لَا يَعْنِيه

Artinya :
“Diantara baiknya keislaman seseorang adalah ketika ia meninggalkan apa yang tidak bermanfaat baginya”. (HR. Ahmad, Tarmidzi dan Ibnu Majah).

Sabda Rasulullah SAW :

لا تَزُوْلُ قَدَمَا عَبْدٍ حَتّى يُسْأَلُ عَنْ عُمْرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ وَ عَنْ عِلْمِهِ فِيْمَا فَعَلَ وَ عَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَ فِيْمَا أَنْفَقَهُ وَ عَنْ جِسْمِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ

Artinya :
“Tidaklah bergeser kedua kaki hamba pada hari kiamat sampai ditanya tentang empat perkara, tentang umurnya untuk apa ia habiskan,tentang ilmunya apa yang ia amalkan,tentang hartanya dari mana ia mendapatkan dan kemana ia belanjakan dan tentang badannya untuk apa ia rusakkan (habiskan)”.(HR. Tirmidzi dari Abu Barzah)

Sesungguhnya kita tidak dapat melepaskan diri dari waktu. Realisnya kitalah pelaku sejarah masa lalu, sesuai dengan rentetan peristiwa yang kita jalani, sia-siakah waktu yang Allah berikan, atau sudahkah kita memenej waktu dijalan-Nya, sebab dia yang datang dan tak akan pernah kembali lagi.

Semoga Allah SWT masih memberikan kesempatan kepada kita untuk perbaikan diri, sebelum semuanya berakhir.

Hidup berbatas waktu, perbanyak mengingat Allah, tempat yang pasti kita akan kembali. (r/IT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *