15 Agustus 2022

DPW Paguyuban Pasundan Sumut Gelar Musyawarah Wilayah

47 Pengunjung

Medan, RNc.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Paguyuban Pasundan Sumatera Utara menggelar musyawarah wilayah (Muswil) untuk pemilihan pengurus periode 2022 – 2027, di Saka Hotel Medan Minggu (24 Juli 2022).

Acara diawali dengan pembacaan Al Qur’an dan Doa. Dilanjutkan laporan dari Ketua Panitia Diding Kusnadi mengungkapkan Muswil DPW Paguyuban Pasundan ini dihadiri 10 dari 11 pengurus terdiri dari: Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebingtinggi, P. Siantar, Asahan, Tanjungbalai, Binjai, Langkat, Tanah Karo.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Paguyuban Pasundan Prof. Dr. H.M. Didi Turmuzi, M.Si yang membuka Muswil ini via aplikasi zoom meeting, mengucapkan selamat mengadakan musyawarah wilayah, semoga dapat memilih pengurus yang mampu membawa visi dan misi paguyuban lima tahun ke depan.

Sedangksn Ketua DPW Paguyuban Pasundan Sumatera Utara, Yohny Anwar, M.M., M.H., dalam kata sambutannya menyebutkan Paguyuban Pasundan berdiri pada 20 Juli 1913 atau 109 tahun yang lalu.

“Di Sumatera Utara Paguyuban Pasundan berdiri sejak 2017 atau lima tahun lalu. Anggotanya saat ini ada 500.000 orang yang tersebar di hampir seluruh Wilayah Sumatera Utara,” ungkap Yohni

Dis menyebut, Paguyuban Pasundan aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial, agama, budaya, serta memberantas kemiskinan dan kebodohan.

“Paguyuban juga aktif memberikan bantuan kepada kaum dhuafa, anak yatim, orang-orang tak mampu,” ujarnya.

Demikian juga dalam bidang politik, lanjut Yohni, baik kegiatan Pilkada, Pemilu, maupun Pilpres.

Yohni menuturkan, orang Sunda dari Jawa Barat masuk ke Sumatera Utara sejak abad ke-18. Prioritas bekerja di perkebunan-perkebunan.

Ia menambahkan,. awalnya warga Sunda di Medan bermukim di Jalan Pasundan dan jalan PWS. Kemudian kedua jalan tersebut diabadikan namanya oleh Pemko Medan.

Yohni berharap, paguyuban ini tetap bersatu, jangan terpecah-pecah. Meskipun dia mengakui dalam organisasi kemasyarakatan sudah menyamakan visi dan misi.

Untuk itu, Dia mengajak keluarga besar Sunda yang ada agar duduk bersama untuk menyatukan visi dan misi tersebut sehingga maju bersama serta bermanfaat buat orang banyak.

“Mengingat warga Sunda di Sumut jumlahnya signifikan, sudah saatnya mendapat peluang untuk mencalonkan diri menjadi Wali Kota maupun calon Wakil Wali Kota,” katanya.

Ketua DPW Paguyuban Sumut ini mengungkapkan, saat ini ada delapan Anggota legislatif Sumatera Utara yang berasal dari Warga Sunda.

“Ini sesuatu yang patut kita syukuri bersama,” ujarnya.

“Warga Sunda banyak menuntut ilmu di perguruan tinggi-perguruan tinggi pavorit dan ternama di Sumut seperti UMSU, Universitas Panca Budi (UNPAB) dan lain-lain,” pungkas Yohni. (hps)/jal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *